Push Kursus Bahasa Inggris - Nec Manado
Kursus Bahasa Inggris - Nec Manado PUSH

Kelas speaking dan TOEFL preparation

Hotline: +6282396701423
Beranda Langganan Iklan Kontak
Kursus Koding Digitech Manado
15 detik
Waspada Tsunami, Muncul Patahan Raksasa Di Bawah Laut Sulawesi

Bagikan berita ini:

WhatsApp X

Waspada Tsunami, Muncul Patahan Raksasa Di Bawah Laut Sulawesi

Virginia Mende 03:59:36 | 17 April 2026 27 views
Nasional

Sebuah patahan raksasa di bawah bumi Sulawesi disebut peneliti bisa memicu tsunami raksasa. Patahan tersebut ditemukan menggunakan sinyal sensor oleh Tang Tingwei dari Institute of Geology and Geophysics di Chinese Academy of Science.


Patahan yang diberi nama patahan Palu-Koro memanjang hingga dasar laut dan membelah kerak Bumi di dasar laut. Temuan ini menggambarkan patahan di garis pantai Sulawesi tersambung ke sistem di lautan yang bisa mengguncang sistem yang lebih besar di lautan dan memicu tsunami.


Di bawah Laut Sulawesi, tebal kerak bumi hanya sekitar 8 kilometer dibandingkan dengan ketebalan 26 kilometer di sekitarnya. Makin ke utara, kedalaman makin bertambah hingga 30 kilometer. Ini menunjukkan bahwa patahan tersebut "menyambungkan" beberapa sesar yang berbeda.


Saat gempa mengguncang Palu pada 28 September 2018, tsunami yang tingginya nyaris 11 meter terbentuk di pesisir barat Sulawesi. Tinggi gelombang tsunami di Palu di luar perkiraan karena biasanya pergerakan patahan ke samping "mengangkat" air dalam jumlah yang jauh lebih kecil.


Temuan patahan baru ini memberikan jawaban atas tsunami Palu. Patahan yang yang lebih dalam membuat dasar laut "bengkok" dan turun dalam. Pada peristiwa gempa Palu, patahan runtuh sangat cepat sehingga digolongkan sebagai supershear. Kecepatan ini membuat kerusakan akibat gempa berdampak lebih luas sepanjang patahan termasuk sistem yang ada di Laut Sulawesi. Oleh karena itu, gempa di daratan Sulawesi tidak hanya berdampak ke darat tetapi juga menyebabkan pergerakan di dasar laut dan memicu tsunami.

#gempa #waspada  #tsunami #sulawesi #beritaviral

Bagikan berita ini:

https://news.digimanado.com/detailberita?id_berita=TGpKYW5WSDl3REVXK1RqS3Aya1FaUT09
Kembali ke Beranda