Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Mega Mall Manado di kawasan Megamas, Kota Manado, pada Sabtu malam (16/5/2026) sekitar pukul 20.45 WITA.
Dalam peristiwa tersebut, lima orang sempat terjebak di dalam gedung saat asap tebal memenuhi area pusat perbelanjaan. Empat korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan kini menjalani perawatan medis, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Salah seorang saksi mata, Jessica Jamaluddin, mengungkapkan kepanikan mulai terjadi saat asap terlihat dari lantai tiga gedung sekitar pukul 20.00 WITA.
“Pas dari toilet, semua kami karyawan sudah panik. Pas kami ke atas, asap dari lantai 3 di bagian Amazon,” ujar Jessica, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, saat asap pertama kali muncul belum terlihat adanya kobaran api. Namun situasi di dalam mall langsung mencekam hingga pengunjung dan para pekerja berhamburan menyelamatkan diri menuju lantai dasar.
“Jam 8 lewat itu masih asap, belum ada api. Semua sudah panik dan lari ke lantai 1,” katanya.
Pihak manajemen toko disebut langsung meminta seluruh karyawan menutup operasional dan melakukan evakuasi mandiri demi keselamatan.
Tak lama berselang, api mulai terlihat dari luar bangunan dan membesar dengan cepat.
“Nanti pas kami keluar dan sudah dievakuasi, api sudah di luar dan sudah besar,” tambah Jessica.
Petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pemadaman dan proses penyelamatan korban di lokasi kejadian.
Kapolresta Manado, Irham Halid mengatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Total kerugian material juga belum dapat dipastikan.
Dalam proses evakuasi, petugas berhasil menyelamatkan empat warga yang berada di lokasi kejadian, yakni Stanley, Gilbert Sangir, Adit Rumese, dan Nando Tara. Keempatnya saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
Sementara itu, satu korban perempuan (Pricilia Tamawiwy) yang diketahui merupakan staf Mega Mall ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Kami juga mengucapkan turut berduka cita karena yang bersangkutan pada saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses kelanjutannya,” ujar Kapolresta.
Hingga Minggu dini hari, aparat masih melakukan sterilisasi lokasi dan penyelidikan untuk mengetahui sumber pasti kebakaran yang menghebohkan warga Kota Manado tersebut.